Teknik penyambungan USB WiFi di Windows, tidak berbeda dengan teknik penyambungan peralatan Wireless & LAN yang ada di Windows. Sebagian USB Wifi memberikan software tambahan, tapi dengan software yang ada di Windows operasi penyambungan ke jaringan dapat dilakukan dengan mudah.
Pada sistem operasi Windows, teknik penyambungan Wireless Network sebetulnya amat sangat sederhana sekali. Kita hanya perlu meng-klik Wireless Network Connection, bisa melalui Control Panel atau pada gambar dua komputer yang tersambung di pojok kanan bawah.
Melalui Wireless Network Connection kita dapat melakukan Site Survey melihat jaringan wireless mana saja yang beroperasi di frekuensi melalui menu View Wireless Networks. Di samping itu, juga dapat menset IP address, netmask dll melalui menu Properties. Praktis hanya dua hal tersebut yang perlu di gunakan untuk menyambungkan diri di jaringan Wireless melalui sistem operasi Windows.
Melalui View Wireless Networks kita dapat melakukan scanning frekuensi 2.4GHz untuk melihat nama / SSID dari Access Point yang beroperasi pada frekuensi 2.4GHz. Untuk menyambungkan diri (connect) atau memutuskan sambungan (disconnect) ke jaringan Wireless, kita dapat menekan tombol tersebut yang tersedia di sebelah kanan.
Jika kita telah tersambung dengan baik ke Access Point yang di maksud maka akan tampak pada layar informasi “connected” pada Access Point yang kita tuju.
Biasanya membutuhkan waktu beberapa lama sebelum kita tersambung ke sebuah Access Point. Dalam proses sambungan tersebut, jika pada jaringan Access Point terdapat DHCP server maka membutuhkan waktu beberapa lama untuk proses negosiasi untuk memperoleh IP address secara automatis,
Jika tidak ada DHCP server di jaringan, maka mau tidak mau kita harus menset IP address secara statik dan harus berkoordinasi dengan penyelenggara Access Point. Kebanyakan RT/RW-net tidak akan mengoperasikan DHCP server di jaringannya agar tidak ada orang yang dengan mudah mencuri bandwidth. Oleh karenanya, di jaringan RT/RW-net mau tidak mau pelanggan harus berkoordinasi dengan penyelenggara RT/RW-net untuk memperoleh IP address.